News

button-twitter.png button-facebook.png
user.png

By: Humas USAKTI

Friday, 8 February 2019 01:01

Viewed: 54 times

Koperasi dan Harapan Untuk Penjaja Cenderamata Ancol.


Repost #mediaindonesia

Kamis, 07 Febuari 2019

Koperasi dan Harapan Untuk Penjaja Cenderamata Ancol.

Sumber:http://m.mediaindonesia.com/read/detail/215485-koperasi-dan-harapan-untuk-penjaja-cenderamata-ancol

KOMITMEN Widyani, 38 dan Heri Wibowo, 47, serta lebih dari 130 reseller atau pedagang asongan di sekitar Taman Impian Jaya Ancol yang menjadi anggota Koperasi Sejahtera Makmur Mandiri berbuah manis. Baru setengah tahun berdiri, sisa hasil usaha (SHU) yang terkumpul dari simpanan pokok, wajib dan sukarela telah mencapai Rp28 juta.

Widyani, sang sekretaris koperasi, yang bergiliran bersama pengurus lainnya untuk piket di kantor koperasi, kini menuai hasil dari target menyisihkan ke tabungan sebanyak Rp100 ribu per bulan. Niatnya, kerja keras selama delapan tahun bekerja menjajakan aneka cendera mata dan mainan anak itu bisa berwujud dana yang bisa digunakannya untuk membangun rencana masa depan.

Komitmen serupa juga ditunaikan Heri, sang ketua koperasi. Ia menyebarkan semangat kepada para rekannya yang sama-sama bergelut dengan teriknya matahari dan hembusan angin Ancol untuk membangun pilihan lain bagi diri dan keluarganya.

"Ketika Ancol awal-awal buka, sekitar 1984, hanya ada tujuh orang, termasuk saya, saat itu masih muda, yang coba berjualan di sini. Lalu, bertambah jadi belasan orang, puluhan, hingga ratusan karena memang buat warga sekitar, hasil jualan di Ancol ini terhitung lumayan," ujar Heri.

Dia bersama pedagang lainnya lalu merasakan persaingan dan turun-naiknya pengunjung sesuai musim liburan. Dengan adanya koperasi, mereka yang semula kerap merasa tidak berdaya, kini lebih tenang karena memiliki akses pada tabungan.

Koperasi itu sendiri adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pembangunan Jaya Ancol yang berkolaborasi dengan Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector (CECT) Trisakti. "Koperasi ini juga berdampak pada pengaturan pembagian kawasan berdagang yang juga menghitung komposisi. Setelah coba didekati dengan berbagai pola, koperasi reseller diyakini menjadi solusi terbaik untuk menjalin hubungan dengan para pedagang," kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, C Paul Tehusijarana.

“Kami juga membuka Sekolah Rakyat Ancol hingga program kedai gizi balita dan pembuatan sabun ramah lingkungan agar masyarakat berdaya,” ujar Paul saat menghadiri rapat anggota tahunan 1 pada Jumat (1/2).

Tertib

Relasi Ancol dan para pedagang, kata Heri, memang penuh warna. Sempat diperbolehkan, namun sebagian penjaja kemudian dianggap mengganggu ketertiban karena jumlahnya tak terkendali. kerap melanggar peraturan dan karena masuk ke dalam bis pengunjung.


About Humas

Welcome to our homepage. We have not quite finished setting up our website yet, but please add us to your bookmarks and come back soon.

Contact Us



Website: www.trisakti.ac.id